Skip to content

Tips Membangun Rumah Impian Agar Lebih Hemat dan Efesien

  • by

Membangun rumah impian merupakan hal yang besar dalam kehidupan seseorang. Sehingga ketika membangun rumah impian, pemilik rumah perlu memperhatikan beberapa hal dasar seperti menentukan biaya pembangunan, desain arsitektur rumah, memilih kontraktor untuk membantu proses membangun rumah, membangun dan menyelesaikan rumah. Selain itu, Kamu juga perlu mempunyai rencana biaya yang tepat dan masuk akal.

Agar kamu tidak melakukan banyak kesalahan saat membangun rumah impian pertama kali. Maka kamu wajib menyimak tips membangun rumah impian agar lebih hemat dan efesien berikut ini.

1. Memperkirakan biaya konstruksi

Biaya membangun rumah mungkin bisa membengkak, karena itu Kamu harus menganggarkan tambahan biaya 10-30% dari jumlah yang kamu anggarkan untuk membangun rumah. Dengan menambahkan biaya anggaran membangun rumah ini, Kamu akan merasa lebih aman saat berbicara dengan arsitek desain dan kontraktor konstruksi.

Sebelum Kamu membangun rumah, cari tahu berapa banyak uang yang harus Kamu keluarkan. Karena akan ada banyak biaya yang harus dikeluarkan, tetapi menurut konsultan konstruksi, Kamu harus memiliki 2 pengeluaran besar dalam membangun rumah impian, seperti :

  • Biaya konstruksi dasar termasuk konstruksi bagian kasar, bagian finishing, dan bagian tenaga kerja. Ini adalah biaya yang akan Kamu butuhkan untuk membangun rumah pada bagian dasar. Biaya ini termasuk ubin dekoratif, langit-langit plester, rak dapur kayu dan cat anti air. Metode perhitungan populer saat ini yang sering digunakan dalam proses konstruksi dasar adalah per meter persegi berdasarkan total luas bangunan rumah yang akan dibangun.
  • Kamu harus mengacu pada biaya per meter persegi saat ingin menghitung pengeluaran biaya konstruksi. Kamu juga harus memperhatikan, biaya membengkak saat membangun rumah yang mungkin timbul. Karena itu, setelah kamu menghitung biaya konstruksi dasar per meter persegi, Kamu harus menambahkan 10-30% dari jumlah tersebut. Dengan menambahkan anggaran konstruksi ini, Kamu akan merasa lebih aman saat kamu berkonsultasi dengan arsitek desain dan kontraktor konstruksi dalam perhitungan biaya konstruksi.
  • Biaya untuk dekorasi interior. Ini adalah biaya yang akan dikeluarkan setelah rumah selesai dibangun, biaya dekorasi ini termasuk peralatan seperti kompor gas, AC, kulkas, meja sofa dan dekorasi interior rumah lainnya.
  • Tentukan biaya yang Kamu miliki saat ini: Saat menentukan biaya untuk membangun rumah, berarti Kamu sudah memiliki biaya tertentu. Namun, Kamu perlu menghitung ulang semuanya untuk melihat apakah Kamu bisa melebihi perkiraan biaya yang Kamu hitung tersebut. Setelah Kamu menghitung jumlah uang yang Kamu miliki dengan uang yang akan dikeluarkan, bagaimana Kamu uang kamu sepenuhnya bisa digunakan untuk biaya pembangunan rumah? Jika setelah dihitung ternyata uang yang kamu miliki kurang. Apakah kamu akan meminjam uang untuk membangun rumah dari keluarga, kerabat dan teman. Cobalah untuk menghubungi kemungkinan kamu bisa mendapatkan sumber pinjaman dan kemampuan untuk membayarnya. Jika Kamu tidak bisa mendapatkan pinjaman dari keluarga, kerabat atau teman. Kamu bisa meminjam ke bank, tetapi Kamu perlu menghitung dengan cermat untuk menghindari pinjaman berbunga tinggi tanpa memiliki kemampuan untuk membayar angsuran.

2. Konsultasikan Dengan Orang Yang Ahli Konstruksi

Kamu bisa meminta saran dan konsultasi ke saudara, tetangga, kerabat, teman dan buku khusus dan surat kabar untuk memiliki pengetahuan tertentu tentang desain dan gaya interior. Referensi ini akan membantu Kamu mempermudah memvisualisasikan rumah impian yang ingin kamu bangun nantinya.

Kamu tidak boleh terlalu serakah ketika ingin mengumpulkan semua keindahan di rumah lain ke dalam rumah yang kamu bangun. Karena mungkin hal ini malah akan membuat rumah Kamu menjadi tidak indah dan terlihat berantakan. Silakan bertukar ide atau berkonsultasi lansung dengan arsitek. Mereka akan memberi Kamu saran terbaik yang mungkin Kamu perlukan untuk melengkapi ide rumah impian yang ingin kamu bangun.

3. Diskusikan Dengan Anggota Keluarga

Jika Kamu membangun rumah sendiri, tidak apa-apa, tetapi jika Kamu memiliki anggota lain dalam keluarga. Maka Kamu harus berbicara dengan semua orang di dalam keluarga sebelum membangun rumah.

Dengan cara ini maka akan membantu memenuhi kebutuhan dan menyelaraskan preferensi setiap orang yang tinggal didalam rumah tersebut agar memiliki desain ruang bersama yang paling nyaman untuk seluruh anggota keluarga. Untuk ruang pribadi seperti kamar, sebaiknya biarkan setiap anggota memiliki pendapatnya sendiri tentang penataan dan desain ruangan tersebut.

4. Tentukan Posisi Kamu

Ketika kamu mengidentifikasi diri Kamu sebagai pemilik rumah, tentunya kamu akan merasa paling berhak memutuskan, paling tahu apa yang dibutuhkan di rumah, mengetahui apa yang dibutuhkan di ruang yang akan Kamu tempati, mengetahui apa yang rumah yang akan dibangun akan berhubungan dengan kepribadian pemiliknya.

Tetapi Kamu juga perlu menghargai ide-ide dan saran dari arsitek untuk menghasilkan kreativitas rumah impian yang lebih indah. Jadi walaupun kamu adalah pemilik rumah nantinya, tetapi menempatkan diri agar tidak menang sendiri bisa memberi kamu cara membangun rumah impian yang efektif bersama dengan arsitek, kontraktor, dan dekorator interior.

5. Siapkan Legalitas

Membangun rumah tidak hanya memikirkan biaya untuk membangun rumah, menyewa arsitek dan kontraktor dan membeli perabotan untuk rumah. Tetapi sebelum proses itu semua, ada satu hal penting dan harus kamu ketahui yaitu siapkan legalitas.

Dalam membangun rumah ada beberapa legalitas yang wajib kamu penuhi, seperti legalitas dari tanah yang ingin dibangun, izin mendirikan bangunan (IMB), dan perizinan lainnya yang berkaitan dengan pembangunan rumah yang ditetapkan oleh pemerintah.

6. Mencari Jasa Desain, Arsitektur dan Pakar Interior Profesional

Cari arsitek: Arsitek yang baik akan membantu rumah dibangun sesuai dengan rumah impian yang kamu ingikan dan memenuhi biaya yang Kamu miliki untuk membangun rumah. Ketika Kamu memilih seorang arsitek, Kamu telah menemukan pakar yang bisa digunakan untuk berbagi beban denganmu saat membangun rumah. Arsitek berpengalaman akan memberi Kamu saran yang bermanfaat dan menemukan solusi yang terbaik untuk rumah impian yang ingin kamu bangun. Arsitek juga akan membantu Kamu menghemat uang dalam memilih bahan bangunan, sumber daya manusia, menghindari kemungkinan kesalahan

Cari desainer interior profesional: Langkah ini dilakukan setelah rumah telah membangun bagian yang kokoh. Konsultan interior akan membantu Kamu membuat pilihan untuk ruang hidup yang lebih sempurna.

Jika kamu mencari jasa desain profesional dan berpengalaman maka kamu bisa pertimbangkan menggunakan jasa desain rumah dari rhdesainrumah.com.

7. Memilih kontraktor konstruksi

Memilih kontraktor konstruksi adalah pilihan yang sangat penting, kamu perlu berkonsultasi dengan banyak sumber informasi sebelum memutuskan untuk memilik kontraktor konstruksi. Kamu juga harus dengarkan pendapat dari anggota keluarga dan teman yang pernah membangun rumah. Saat bekerja dengan kontraktor, Kamu juga perlu mengingat bahwa semuanya harus dinyatakan dengan jelas dalam kontrak baik tentang Harga dan pekerjaan, perjanjian seperti kontrak penuh, kontrak sebagian atau perhitungan terpisah bahan dam tenaga kerja, serta perhitungan lainnya.

Bahan bangunan: Disarankan untuk berkonsultasi dengan harga di beberapa toko bahan bangunan untuk memilih tempat membeli bahan baku material yang andal dengan harga yang wajar. Banyak orang mengatakan bahwa mereka lebih memilih toko bahan bangunan di dekat rumah mereka karena bisa memfasilitasi transportasi dengan mudah dan memotong biaya transportasi yang mahal.

Finishing rumah: Finshing rumah akan dilakukan dengan tahap dekorasi setelah konstruksi dasar selesai. Pilihan bahan dan warna cat untuk dinding, lantai, barang-barang dekoratif dan peralatan yang diperlukan untuk ruangan tergantung pada kemampuan finansial kamu miliki.

Kamu perlu diperhatikan bahwa prasyarat estetika bangunan rumah adalah keserasian, dan faktor yang lainnya yang mempengaruhi estetika, kesempurnaan dan kegunaan sebuah rumah.

8. Pengawasan konstruksi

Pengawasan konstruksi juga sangat penting untuk kualitas, teknis dan estetika pekerjaan. Lebih baik lagi, Kamu harus meminta arsitek untuk meluangkan waktu untuk mengawasi proses konstruksi, karena itu arsitek lebih memahami pekerjaan yang harus dilakukan kontraktor untuk memenuhi persyaratan desain yang telah dibuat sebelumnya. Kamu juga bisa menemukan pekerja konstruksi yang andal dan berpengetahuan luas untuk mengawasi persyaratan kontrak atau perjanjian antara Kamu dan kontraktor agar proses konstruksi berjalan dengan lancar.

9. Konsultasikan situasi material

Sebelum mulai membangun rumah, Kamu perlu berkonsultasi dengan harga di beberapa toko bahan bangunan telebih dahulu untuk memilih tempat yang bisa diandalkan untuk membeli bahan baku material bangunaan. Toko bangunan yang terbaik harus berada di dekat lokasi pembangunan atau nyaman untuk transportasi pengangkutan material. Selanjutnya, Kamu harus bisa menegosiasikan pasokan bahan sesuai jadwal, jenis dan kualitas dengan baik.

10. Pesiapan Pembangunan

Persiapan pembangunan di lokasi meliputi: pembersihan lahan, membersihkan rumah dan bangunan tua, dan mengangkut sampah.

Menyewakan dan memindahkan barang di rumah lama ke tempat tinggal sementara jika rumah yang dibangun di atas pondasi rumah lama.

Mengumpulkan bahan dan material di dekat tanah yang akan dibangun, membuat tenda untuk pekerja, dan membuat pagar untuk menutupi pekerjaan konstruksi.

Membuat sumber listrik dan air untuk proses konstruksi.

11. Proses Pembangunan Awal

Konstruksi bagian dasar meliputi konstruksi pondasi dan rangka utama bangunan.

Pekerjaan pondasi meliputi: menggali tanah, menyedot air tanah, menuangkan tanah berlebih, membuat beveling ke dalam tanah, memperkuat pondasi (mengencangkan tiang beton bertulang atau tiang Melaleuca), dan mengolah baja pondasi dan menuangkan pondasi beton.

Rangka rumah terdiri dari 5 komponen utama: kolom, balok, pelat lantai, dinding dan tangga.

Merangkai baja dan besi untuk dirangai dengan bekisting yang benar mengikuti persyaratan gambar struktural dan peraturan konstruksi.

Penarikan bekisting, penting untuk dicatat bahwa waktu pengecoran beton membutuhkan waktu cukup lama.

Mebangun dinding yang lurus, rata, mortar dengan daya rekat dan kedap air yang cukup.

Pemasangan struktur bawah tanah dan pipa pelindung bawah tanah.

13. Finishing rumah

Ketika Kamu selesai membangun bagian dasar rumah, saatnya untuk mulai melakukan finsihing gaya interior rumah. Jika Kamu tidak menyewa dekorator interior profesional, Kamu juga harus berkonsultasi dengan profesional interior. Memilih bahan serta warna catย  untuk dinding, lantai, barang-barang dekoratif dan peralatan yang diperlukan untuk ruangan seperti kamar mandi, dapur dan lainnya memerlukan persiapan yang matang.

Tags: