Skip to content

Cara Memperkenalkan Diri Dengan Baik Saat Wawancara Kerja

Untuk mengesankan HRD, Kamu tidak hanya harus menjawab pertanyaan dengan benar, Kamu juga perlu cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja untuk menarik perhatian HRD.

Karena itu artikel di bawah ini akan kami bagikan agar kamu bisa mempelajari cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja agar terlihat mengesankan di mata HRD!

Pentingnya Perkenalan Diri Saat Wawancara Kerja

Biasanya, di awal wawancara, pemberi kerja selalu ingin kandidat memperkenalkan diri secara singkat sebelum masuk ke pertanyaan wawancara kerja. Ini akan membantu perekrut memahami informasi pribadi serta keunggulan yang dimiliki calon karyawan dalam pengenalan diri.

Di sisi lain, pemberi kerja bisa mengamati sikap, perilaku, dan tingkat kepercayaan kandidat dari perkenalan diri. Selain itu, perkenalan diri juga bisa menunjukkan bagaimana kandidat bisa memberikan interaksi yang baik dengan pemberi kerja, dan membantu pemberi kerja mempertimbangkan kandidat apakah sesuai untuk posisi pekerjaan serta budaya perusahaan.

Jadi hanya dari proses perkenalan diri kandidat pelamar kerja, keputusan perekrutan karyawan yang paling tepat bisa dibuat oleh HRD.

Selain itu, pengenalan diri juga menjadi kesempatan bagi para kandidat untuk menunjukkan kepada pemberi kerja kelebihan dan perbedaan mereka dibandingkan pesaing kandidat lainnya. Dan juga untuk menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Kamu merupakan orang yang paling tepat untuk posisi pekerjaan tersebut.

Cara Memperkenalkan Diri Dengan Baik Saat Wawancara Kerja

Karena kamu sudah mengetahui bahwa perkenalan diri saat wawancara sangatlah penting bagi karirmu. Maka berikut ini adalah cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja yang perlu kamu perhatikan.

1. Ucapkan Terima Kasih Kepada Pewawancara

Sebelum Kamu mulai memperkenalkan diri, Kamu harus mengucapan terima kasih yang tulus kepada pewawancara atau perekrut karena telah memberi Kamu kesempatan untuk berpartisipasi dalam wawancara kerja.

Hal ini akan membuat mereka merasa dihormati dan memberi Kamu banyak kesan positif. Selain itu, mengucapan terima kasih sebelum wawancara dimulai akan memberi kesan kepada pewawancara bahwa Kamu merupakan kandidat yang sopan, profesional, dan bisa dipercaya.

2. Perkenalkan nama lengkap, nama panggilan dan usia

Setelah mengucapkan terimakasih kepada pewawancara, setelah itu kamu harus memperkenalkan diri dengan memperkenalkan nama lengkap, nama panggilan dan usia saat ini. Karena tidak ada orang yang mau menjalani perkenalan tanpa mengetahui nama orang yang diajak berkenalan.

Oleh karena itu, kamu harus memperkenalkan nama lengkap kamu, usia, nama panggilan secara lengkap sebelum masuk ke detail membicarakan tentang keterampilan, pendidikan, dan faktor lainnya.

Saat memperkenalkan nama kamu akan membantu komunikasi antara HRD dan Kamu lebih mudah dan nyaman. Serta membantu perekrut bisa mengetahui informasi dasar tentang kandidat saat melakukan wawancara.

3. Ceritakan pendidikan dan keahlian

Cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja selanjutnya adalah menceritakan riwayat pendirikan terakhir dan keahlian yang kamu miliki. Meskipun informasi tentang pendidikan dan keahlian Kamu telah disebutkan di dalam CV yang kamu buat. Namun, ketika Kamu mengulanginya, hal ini juga akan membantu pemberi kerja untuk lebih memperhatikan informasi tentang kamu dengan lebih detail.

Selain itu, mungkin di CV Kamu belum menampilkan semua keunggulan yang kamu miliki. Jadi ini merupakan kesempatan bagi Kamu untuk menunjukkan ketrampilan dan keahlian Kamu untuk membuat pewawancara terkesan dan mudah mengingat kamu.

4. Ceritakan pengalaman kerja dengan jelas

Cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja selanjutnya adalah menceritakan pengalaman kerja. Pengalaman kerja merupakan salah satu hal yang sangat diminati oleh pemberi kerja.

Sehingga sebaiknya pilihlah pengalaman kerja yang sesuai dengan posisi pekerjaan yang Kamu lamar saat ini. Batasi cerita pengalaman kerja yang kamu miliki, dimana cerita pengalaman kerja yang panjang mungkin akan membuat pemberi kerja tidak bisa menangkap konten utama yang ingin Kamu sampaikan. Atau perawancara juga akan bingung ketika terlalu banyak informasi yang kamu berikan.

Jika Kamu merupakan lulusan baru, kamu bisa menceritakan tentang kegiatan sosial atau peran kamu dalam sebuah organisasi yang pernah Kamu ikuti. Dari situ, kamu bisa menarik pelajaran dan pengalaman yang sudah Kamu dapatkan dan pengalaman tersebut mungkin bermanfaat untuk posisi yang Kamu lamar.

Dengan cara ini maka akan membantu pemberi kerja melihat bahwa Kamu mau belajar dan mendengarkan serta membantu banyak orang.

Apakah Kamu mempunyai pengalaman kerja atau tidak, saat melakukan perkenalan diri, Kamu harus tetap tenang, percaya diri, dan bijaksana. Sehingga ketika HRD mengajukan pertanyaan yang mengejutkan, Kamu tetap bisa menjawabnya dengan mudah.

Yang terpenting dalam cerita pengalaman kerja adalah kamu harus menekankan pengalaman dan pelajaran yang berhubungan dengan pekerjaan yang ingin kamu lamar. Hal ini agar membuat pewawancara terkesan dengan kamu.

5. Ceritakan secara singkat tentang kelebihan dan kelemahan yang kamu miliki

Menceritakan kelebihan dan kelemahan Kamu membantu pemberi kerja menilai apakah Kamu benar-benar cocok untuk pekerjaan yang kamu lamar atau tidak. Oleh karena itu, Kamu perlu memahami dengan jelas kelebihan dan kelemahan Kamu dan secara singkat dan khusus untuk menyampaikan potensi dan keterbatasan Kamu kepada pemberi kerja.

Ini juga dianggap sebagai bagian penting bagi lulusan baru dan tidak mempunyai banyak pengalaman kerja. Sebab, pemberi kerja bisa mempertimbangkan dan menilai secara lebih objektif berdasarkan kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki. Sehingga pewawancara nantinya bisa mempertimbangkan apakah kamu bisa cocok menempati posisi pekerjaan yang kamu lamar.

6. Ceritakan tujuan jangka pendek dan jangka panjang

Cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja selanjutnya adalah menceritakan tujuan jangka pendek dan panjang yang kamu miliki. Ini juga merupakan bagian penting untuk membantu pemberi kerja menilai apakah kandidat ingin bertahan lama di perusahaan, atau hanya ingin belajar dan mendapatkan lebih banyak pengalaman kerja saja. Oleh karena itu, kamu harus menceritakan tujuan jangka pendek dan jangka panjang Kamu yang menurutkamu cukup membuat pemberi kerja terkesan.

Kamu harus dengan jelas mendefinisikan tujuan jangka pendek Kamu serta tujuan jangka panjang kamu. Selain menentukan arah pengembangan untuk diri Kamu sendiri dengan jelas. Tujuan jangka pendek dan panjang ini juga memungkinkan pemberi kerja melihat profesionalisme dan visi hidup Kamu dengan jelas untuk masa depan.

7. Aspirasi dengan posisi kerja

Melalui aspirasi posisi pekerjaan seperti lingkungan kerja, kursus pelatihan, dan peluang promosi, dan lainnya. Pemberi kerja akan mempertimbangkan untuk memilih kandidat yang sesuai dengan orientasi pengembangan perusahaan.

Oleh karena itu, Kamu perlu menunjukkan dengan jelas kepada pemberi kerja aspirasi Kamu untuk posisi yang ingin kamu lamar. Serta keinginan Kamu untuk direkrut dan bekerja di perusahaan untuk waktu yang lama.

8. Ucapkan terimakasih setelah memperkenalkan diri

Cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja yang terakhir adalah mengupcapkan terimakasih. Untuk mengakhiri perkenalan diri Kamu dengan cara yang mengesankan dan profesional.

Kamu harus berterima kasih kepada pemberi kerja atua pewawancara karena telah mendengarkan dan memberikan waktu untuk perkenalan diri. Dengan cara ini, Kamu tidak hanya bisa mengakhiri perkenalan Kamu agar tidak terlalu monoton. Tetapi Kamu juga bisa membuat kamu terlihat lebih sopan di mata pemberi kerja.

Jadi, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih sebelum mengakhiri perkenalan diri saat wawancara kerja!

Untuk kamu yang ingin melakukan wawancara kerja di perusahaan internasional, maka kamu bisa belajar perkenalan bahasa inggris melalui website Visitpare.com.

Tips Memperkenalkan Diri Dengan Baik Saat Wawancara Kerja Yang Mengesankan

Perkenalkan diri Kamu tidak hanya untuk memberi tahu pemberi kerja tentang informasi Kamu yang luar biasa dan lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya. Tetapi juga untuk menilai sikap dan keterampilan presentasi kamu.

Karena itu, Kamu perlu mempersiapkan diri dengan baik sebelum memperkenalkan diri. Kamu harus menjaga sikap tenang, percaya diri dan selalu menatap langsung ke arah HRD. Jadi kamu harus menghindari kontak mata di banyak tempat lain dan harus fokus ke orang yang mewawancarai kamu.

Jika memungkinkan, sebaiknya kombinasikan dengan bahasa tubuh dibandingkan kamu hanya duduk diam agar perkenalan diri Kamu lebih hidup dan tidak monoton.

Selain itu, Kamu harus mempersiapkan pendahuluan dan berlatih terlebih dahulu untuk menghindari kesalahan saat berbicara dalam perkenalan diri. Kamu harus memperkenalan diri Kamu secara singkat, menyatakan gagasan utama dan keunggulan yang ingin Kamu sebutkan saja.

Kamu sebaiknya gunakan kata-kata yang sederhana dan susun kalimat secara runtut untuk menghindari kalimat membingungkan. Selain itu, Kamu harus jujur โ€‹โ€‹dan rendah hati saat memperkenalkan diri kepada pewawancara untuk menunjukkan sikap profesional Kamu dalam perkenalan diri.

Untuk menghasilkan simpati kepada HRD atau pewawancara, saat memperkenalkan diri sebaiknya selalu tersenyum dan berbicara pelan dan jelas, serta kamu harus menunjukkan keramahan dan ketulusan saat berbicara.

Dengan cara ini, maka kamu bisa menunjukkan dengan jelas perbedaan dari kandidat lain dan kamu bisa mendapatkan perhatian dari pemberi kerja dalam wawancara kerja.

Catatan Saat Mempersiapkan Perkenalan Diri Saat Wawancara Kerja

Setelah kamu mengetahui cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja di atas. Kamu juga harus memperhatikan beberapa catatan berikut saat mempersiapkan perkenalan diri saat wawancara.

1. Cari tahu informasi tentang perusahaan dan posisi kerja yang kamu lamar

Untuk mempersiapkan diri dengan baik, Kamu harus mempelajari tentang perusahaan serta pekerjaan yang akan Kamu lamar. Dengan belajar tentang hal ini, Kamu akan mendapatkan informasi seperti: visi, misi, nilai-nilai inti, budaya perusahaan, sifat pekerjaan, arah pengembangan bagi karyawan perusahaan, dan lainnya.

Dengan informasi ini juga sebagian memungkinkan Kamu menilai sendiri kesesuaian Kamu dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab pekerjaan.

Selain itu, mencari tahu tentang persahaan dan posisi kerja yang ingin kamu lamar juga menunjukkan bahwa Kamu sangat menyukai posisi pekerjaan ini. Dengan mengetahui informasi ini, Kamu bisa memberikan kesan yang baik dan simpati kepada pemberi kerja serta menunjukkan kepada mereka bahwa kamu memiliki semangat kerja profesional dan serius ingin mendapatkan pekerjaan.

2. Siapkan mental untuk wawancara

Saat mengikuti wawancara, Kamu harus mempersiapkan suasana hati yang baik, berusaha untuk tetap tenang, serta kamu harus selalu menjaga keadaan rileks dan santai. Jangan memaksakan diri ketika Kamu telah mempersiapkan diri dengan baik untuk wawancara, karena hal ini akan membuat Kamu semakin gugup dan grogi ketika menghadapi HRD.

Oleh karena itu, Kamu harus tetap tenang dan bersemangat agar dapat memperkenalkan diri dengan percaya diri. Tunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Kamu lebih unggul dari kandidat yang lain.

3. Harus membuat perkenalan yang mengesankan

Jika kamu hanya mempersiapkan perkenalan diri yang sesuai format standar, maka perkenalan yang kamu lakukan akan sangat membosankan, monoton dan tidak berkesan dimata pewawancara. Karena itu, kamu harus memberikan highlight pada perkenalan di bagian pengalaman kerja, kelebihan yang kamu miliki atau pada tujuan karir kamu. Sehingga kamu nantinya akan mendapatkan kesan baik di mata pewawancara.

4. Hindari perkenalan yang terlalu sombong dan berlebihan

Saat memperkenalkan diri, Kamu harus percaya diri saat berbicara. Tetapi,kamu jangan terlalu berlebihan saat menceritakan kelebihan yang kamu miliki. Karena akan membuat perkenalan Kamu terkesan sombong dan menimbulkan kesan tidak autentik.

5. Jangan lupa berterima kasih kepada HRD

Di awal atau akhir perkenalan, selalu ingat untuk mengucapkan terima kasih kepada HRD atau orang yang mewawancaraikamu. Dengan mengucapkan terimakasih, HRDakan merasa nyaman dan merasa dihormati olehmu.

Sekian itulah tadi beberapa tips dan cara memperkenalkan diri dengan baik saat wawancara kerja agar membuat HRD terkesan dengan kamu.